Nasional

Sosialisasi Dan Penyuluhan Bagi Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA, Hadirkan Sejumlah Narasumber Dari Berbagai Instansi

×

Sosialisasi Dan Penyuluhan Bagi Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA, Hadirkan Sejumlah Narasumber Dari Berbagai Instansi

Sebarkan artikel ini

SIANTAR-SIMALUNGIN ,(SUMUT) SIAR24JAM.COM–Lapas Narkotika Kelas IIA menggelar kegiatan sosialisasi dan penyuluhan bagi warga binaan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan, kesadaran hukum, serta pembinaan karakter dalam rangka mendukung proses reintegrasi sosial. Kegiatan tersebut berlangsung dengan tertib dan mendapat antusiasme tinggi dari para warga binaan yang mengikuti seluruh rangkaian acara.

Acara ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi terkait yang memberikan materi sesuai bidang tugas dan kewenangannya. Kehadiran para narasumber diharapkan dapat memberikan pemahaman yang komprehensif kepada warga binaan mengenai pentingnya menjauhi penyalahgunaan narkotika, menaati hukum, serta mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.

Narasumber dari Polres Simalungun yang mewakili Polres Pematangsiantar menyampaikan materi mengenai pentingnya kesadaran hukum dan peran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Dalam pemaparannya, peserta diajak untuk memahami dampak pelanggaran hukum serta pentingnya membangun perilaku yang positif setelah menjalani masa pembinaan.

Selanjutnya, perwakilan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Simalungun memberikan penyuluhan terkait bahaya penyalahgunaan narkotika dan dampaknya terhadap kesehatan, keluarga, serta masa depan seseorang. Materi yang disampaikan juga menekankan pentingnya komitmen untuk tidak kembali terlibat dalam peredaran maupun penyalahgunaan narkoba.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Kepala Dinas Pendidikan menyampaikan pentingnya pendidikan sebagai sarana meningkatkan kualitas hidup dan membuka peluang yang lebih baik di masa mendatang. Warga binaan didorong untuk terus belajar dan mengembangkan keterampilan yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat.

Sementara itu, perwakilan Kepala Dinas Sosial memberikan pemahaman mengenai program-program sosial yang dapat diakses masyarakat, termasuk dukungan bagi individu yang telah selesai menjalani masa pidana. Hal ini bertujuan agar warga binaan memiliki gambaran mengenai berbagai bentuk bantuan dan pendampingan yang tersedia.

Para narasumber secara bergantian menyampaikan materi dengan bahasa yang mudah dipahami sehingga peserta dapat mengikuti seluruh pembahasan dengan baik. Interaksi antara narasumber dan warga binaan juga berlangsung aktif melalui sesi tanya jawab yang memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan berbagai pertanyaan dan pengalaman.

Kegiatan sosialisasi dan penyuluhan ini dimoderatori oleh Mindo Nainggolan, SH, yang juga merupakan perwakilan LBH KPKM-RI DPP. Sebagai moderator, ia mengarahkan jalannya diskusi agar berlangsung efektif serta memastikan setiap materi dapat tersampaikan dengan baik kepada seluruh peserta.

Dalam sambutannya, Mindo Nainggolan, SH, menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan merupakan salah satu sarana edukasi yang sangat penting dalam mendukung proses pembinaan warga binaan. Menurutnya, sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan berbagai instansi terkait menjadi kunci keberhasilan pembinaan yang berkelanjutan.

Pihak Lapas Narkotika Kelas IIA menyambut baik dukungan dan partisipasi seluruh narasumber yang telah meluangkan waktu untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada warga binaan. Kerja sama lintas sektor ini diharapkan dapat terus berlanjut pada kegiatan-kegiatan pembinaan berikutnya.

Melalui kegiatan tersebut, warga binaan memperoleh wawasan baru mengenai hukum, bahaya narkotika, pendidikan, serta program-program sosial yang dapat membantu mereka membangun kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan. Pengetahuan ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk melakukan perubahan positif.

Selain meningkatkan pengetahuan, kegiatan sosialisasi dan penyuluhan juga menjadi wadah untuk memperkuat semangat warga binaan dalam mempersiapkan diri kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat. Para peserta tampak mengikuti kegiatan dengan serius dan menunjukkan minat yang tinggi terhadap materi yang disampaikan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh warga binaan Lapas Narkotika Kelas IIA semakin memahami pentingnya menjauhi penyalahgunaan narkotika, menaati peraturan hukum, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memanfaatkan berbagai program sosial yang tersedia demi mewujudkan kehidupan yang lebih baik, mandiri, dan produktif setelah kembali ke tengah masyarakat. (TIM)