PEMATANGSIANTAR(SUMUT)—Menanggapi dinamika pemberitaan terkait kegiatan Capacity Building Media di Balikpapan, Humas Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Pematangsiantar memberikan klarifikasi mendalam guna meluruskan informasi yang dinilai kurang tepat dan tidak berimbang.
Humas BI Pematangsiantar berinisial FS membeberkan kronologi rangkaian komunikasi dengan awak media. Pertemuan pertama terjadi pada Kamis, 16 April 2026, pukul 16:15 WIB di Lims Kok Tong, Jalan MH Sitorus. Namun, setelah pertemuan tersebut, pihak media tetap menaikkan pemberitaan yang dinilai tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
Menindaklanjuti hal itu,Pertemuan kedua kembali dilakukan sekitar pukul 14:30 WIB di Cafe Vife, Jalan Simanuk-manuk, sebagai upaya lanjut untuk memberikan pemahaman dan klarifikasi atas berita yang telah dipublikasikan tersebut.
Misi Edukasi Penulisan Berita Ekonomi
Dalam keterangannya, FS menegaskan bahwa kunjungan kerja bersama awak media ke Kalimantan Timur merupakan agenda formal dengan misi edukasi spesifik bukan sekadar perjalanan biasa.
“Tujuannya adalah sebagai bentuk edukasi bagi rekan-rekan media. Kami ingin mendorong bagaimana membuat berita tentang ekonomi yang akurat, mendalam dan tetap berimbang,”.Ujar FS.
Ia menambahkan bahwa pemahaman indikator ekonomi yang benar sangat krusial agar informasi yang disebarluaskan tidak menimbulkan spekulasi salah di masyarakat. Hal inilah yang mendasari pihak Humas melakukan komunikasi intensif pasca-terbitnya berita,Guna memastikan marwah informasi yang sampai ke publik tetap berpijak pada data yang valid.
Dialog Persuasif dan Perimbangan Informasi terkait isu permintaan penurunan (take down) berita, FS menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk komunikasi persuasif. Tujuannya agar kerja sama yang telah dibangun tidak terdistorsi oleh narasi yang menyimpang dari maksud sebenarnya dari program peningkatan kapasitas tersebut.
Pihak Humas menyayangkan adanya narasi yang tidak benar yang terlanjur naik, sehingga pertemuan di Cafe Vife dianggap perlu sebagai ruang tabayun (klarifikasi) agar tidak terjadi kesalahpahaman yang berlarut-larut.
Komitmen Bank Indonesia Pematangsiantar.
Pihak Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar menegaskan komitmennya untuk terus menjunjung tinggi keterbukaan informasi publik dan menghormati independensi jurnalis. Bank Indonesia memandang media sebagai mitra strategis dalam mengedukasi masyarakat terkait kebijakan moneter dan stabilitas ekonomi.
BI Pematangsiantar berkomitmen untuk menyediakan ruang dialog yang konstruktif dan transparan di masa mendatang. Institusi ini juga menyatakan kesiapannya menerima masukan serta kritik yang bersifat membangun sebagai bagian dari fungsi pengawasan publik demi memastikan manfaat nyata setiap program bagi masyarakat luas.
(Econ)




